Lompat ke konten

Cara Mengatasi Driver Power State Failure Windows Lengkap

Driver Power State Failure merupakan salah satu error bluescreen yang bisa terjadi pada Windows dikarenakan driver yang sedang bekerja di Windows, tiba-tiba berhenti karena suatu hal, sehingga memunculkan error bluescreen tersebut.

Error ini biasa disebut juga dengan Blue Screen of Death (BSOD), dan sering muncul ketika Windows keluar dari mode hibernasi, dan Windows tidak dapat membangunkan driver perangkat sama sekali, atau driver terlalu lama untuk merespons. Jadi intinya, error BSOD ini terjadi karena driver tidak bisa merespon perintah atau driver tidak bisa berjalan.

Untuk mengatasi masalah Driver Power State Failure ini sebenarnya tidak begitu sulit, karena biasanya bisa diatasi dengan perubahan sederhana pada pengaturan daya atau pada pengaturan sistem. Nah, untuk mengetahui lebih detailnya, silakan simak artikel ini sampai selesai.

Cara Mengatasi Driver Power State Failure

Masalah Driver Power State Failure ini sebenarnya cukup beragam, mulai dari Driver Power State Failure blue screen 0x0000009F, Driver Power State Failure ntoskrnl.exe, Driver Power State Failure jika menggunakan Kaspersky, McAfee, Driver Power State Failure USB, dan lain sebagainya.

Ketika masalah BSOD ini terjadi, maka Windows tidak bisa melakukan apa pun selain melakukan restart agar laptop atau PC dapat digunakan lagi. Selain itu, pada kondisi lain, ada yang tidak bisa di-restart ulang sehingga membuat perangkat tidak bisa masuk Windows.

Untungnya, error Driver Power State Failure ini mudah diatasi apabila kamu mengikuti panduan yang kami tuliskan di bawah ini.

Coba Restart Ulang

Pertama, kita mulai dengan yang paling mudah terlebih dahulu, yakni dengan mencoba me-restart ulang laptop atau PC yang mengalami masalah Driver Power State Failure. Cara ini memang cara yang paling dasar, namun bukan berarti tidak work, ya.

Cara melakukan restart ulang adalah dengan menghidupkan laptop atau PC seperti biasa, kemudian setelah muncul tampilan bluescreen silakan kamu tekan tombol kombinasi Ctrl + Alt + Delete pada keyboard.

Jika dengan menekan tombol tersebut tidak ada respon sama sekali, coba kamu tekan dan tahan tombol power hingga laptop mati, lalu kamu tinggal hidupkan ulang deh.

Ubah Power Plan Settings

Setelah perangkat berhasil di-restart dan berhasil masuk ke sistem Windows dengan normal, maka selanjutnya kamu perlu melakukan perubahan pada pengaturan power plan atau daya Windows. Umumnya power plan yang terkait dengan display.

Mengapa demikian, karena Driver Power State Failure paling umum disebabkan oleh kesalahan pengaturan pada daya (power). Untuk itu, silakan kamu ubah pengaturan power plan dengan mengikuti langkah-langkah di bawah ini.

  • Tahap Pertama:
  1. Pada kolom search Windows, silakan kamu ketikkan Control Panel kemudian buka hasilnya.
  2. Setelah itu, silakan ubah View by di kanan atas halaman menjadi Small Icons, kemudian klik menu Power Options.
  3. Pada halaman berikutnya yang terbuka, silakan kamu klik opsi Choose what the power buttons do.
  4. Kemudian klik opsi Change settings that are currently unavailable.
  5. Selanjutnya, silakan ceklis pada opsi Turn on fast startup, Sleep, dan Hibernate.
  6. Jika sudah, klik Save changes dan keluar.
  • Tahap Kedua
  1. Buka menu Power Options pada Control Panel sama seperti sebelumnya.
  2. Temukan power plan yang saat ini dipilih kemudian klik pada opsi Change plan settings.
  3. Jika sudah, silakan kamu klik Change advanced power settings.
  4. Perluas bagian Sleep dan pastikan semua pengaturan disetel ke Never.
  5. Selanjutnya, silakan arahkan ke Wireless Adapter Settings dan PCI Express, kemudian perluas dan setel semua opsi ke Never.
  6. Jika sudah, simpan pengaturannya dan tutup halaman Control Panel.

Setelah selesai mengubah power plan, silakan kamu shut down laptop atau PC, kemudian nyalakan ulang. Jika kamu masih mendapati BSOD dan error Driver Power State Failure, silakan kamu restart ulang dengan cara pertama, kemudian lanjut untuk mengatasinya dengan metode berikutnya.

Hal ini harus dilakukan jika kamu masih menemukan BSOD, yang mana artinya perubahan power plan tidak berpengaruh dan tidak bisa mengatasi masalah tersebut.

Hapus Driver

Coba deh kamu ingat-ingat apakah kamu pernah menginstal driver tertentu ke laptop atau PC kamu sebelumnya, sebelum akhirnya muncul error Driver Power State Failure. Jika iya, berarti ada driver yang terakhir kamu instal bermasalah, sehingga menjadi pemicu munculnya error BSOD.

Untuk mengatasi hal ini, silakan kamu hapus atau uninstal driver tersebut. Caranya adalah sebagai berikut ini:

  1. Pertama, silakan kamu buka kolom pencarian Windows, kemudian ketikkan Control Panel.
  2. Setelah itu, silakan buka hasil pencariannya.
  3. Jika sudah masuk ke halaman Contol Panel, silakan kamu buka menu Uninstall a Program.
  4. Selanjutnya scroll ke bawah dan carilah driver yang terakhir kali kamu instal ke perangkat.
  5. Setelah ketemu, silakan klik kanan dan pilih Uninstall.
  6. Ikuti petunjuk unistall sampai selesai.
  7. Terakhir, test apakah masih muncul masalah Driver Power State Failure atau tidak.

Restore Power Settings

Jika dengan menghapus driver bisa mengatasi error Driver Power State Failure, maka selanjutnya kamu perlu mengembalikan pengaturan power plan yang sebelumnya sudah diubah. Karena pangaturan power plan yang diubah pada metode 2 sebenarnya untuk memanipulasi agar Power State Failure tersebut tidak muncul.

Nah, karena sudah berhasil mengatasi error tersebut degan menghapus driver, maka silakan kembalikan pengaturan power plan ke kondisi semula. Namun jika kamu belum berhasil mengatasinya dengan menghapus driver, kamu tetap harus restore power settings ke kondisi semula, baru bisa lanjut ke metode berikutnya.

Berikut caranya:

  1. Pertama, silakan buka kolom search Windows.
  2. Setelah itu, ketik Edit Power Plan.
  3. Buka hasil pencarian yang muncul.
  4. Kemudian pada halaman Edit Plan Settings, silakan kamu klik opsi Restore Default Settings for this plan.
  5. Jika sudah, maka pengaturan power settings telah kembali ke kondisi default.

Update Driver

Driver yang bermasalah memang menjadi salah satu penyebab terjadinya error Driver Power State Failure di Windows. Driver yang dimaksud disini adalah driver Display dan Disk Drives, karena kemungkinan hanya kedua driver itulah yang berhubungan dengan error tersebut, dan driver lain tidak ada pengaruhnya.

Oleh karena itu, kamu perlu update kedua driver tersebut agar masalah Driver Power State Failure tidak muncul lagi. Caranya adalah sebagai berikut:

  1. Tekan tombol kombinasi Windows + R untuk membuka jendela Run.
  2. Setelah itu, silakan ketik devmgmt.msc kemudian tekan Enter.
  3. Setelah halaman Device Manager terbuka, silakan kamu cari Disk drives kemudian buka menu tersebut dengan klik tanda panah disampingnya.
  4. Pilih drives yang ada di dalamnya, kemudaian klik kanan dan pilih Update driver.
  5. Pada halaman berikutnya, kamu bisa memilih opsi update. Kami sarankan untuk memilih opsi Search automatically for updated driver software. Karena dengan begini Windows secara otomatis akan mendownload dan menginstal driver terbaru.
  6. Proses ini membutuhkan koneksi internet, jadi pastikan laptop atau PC kamu terhubung ke internet ya.
  7. Lakukan hal yang sama untuk Display adapters.

Lakukan Repair di CMD

Command Prompt (CMD) adalah tools Windows bawaan yang paling efektif untuk melakukan berbagai perbaikan sistem. Salah satunya adalah bisa untuk repair sistem atau driver error yang menyebabkan masalah Driver Power State Failure di Windows.

Cara repairnya adalah sebagai berikut:

  1. Silakan buka Command Prompt di laptop atau PC kamu terlebih dahulu.
  2. Untuk membukanya bisa melalui search Windows, atau dengan menekan tombol kombinasi Windows + R kemudian ketik CMD dan tekan Enter.
  3. Setelah Command Prompt terbuka, silakan kamu masukkan kode perintah REG ADD “HKLM\SYSTEM\CurrentControlSet\Control\SafeBoot\Minimal\MSIServer” /VE /T REG_SZ /F /D “Service” kemudian tekan Enter.
  4. Tunggu sampai muncul pesan The operation completed successfully.
  5. Setelah itu, masukkan lagi kode perintah perbaikan net start msiserver lalu tekan Enter lagi.
  6. Tunggu prosesnya sampai selesai, dan setelah itu kamu bisa menutup halaman CMD lalu periksa apakah masih ada masalah BSOD atau tidak.

Restore Sistem Windows

Apabila kamu pernah membuat sistem restore point pada kondisi normal sebelumnya, maka dengan mengakses restore point tersebut tentu akan memulihkan kondisi laptop atau PC kamu dalah keadaan normal pada kurun waktu restore point dibuat.

Apabila kamu belum pernah membuat restore point, tenag kamu tetap bisa kok restore sistem karena Windows biasanya membuat system restore point secara otomatis sebelum program baru diinstal, dan sekarang adalah waktu yang tepat untuk menggunakan fitur tersebut.

Caranya adalah sebagai berikut:

  1. Pertama, silakan buka Run dengan menekan tombol kombinasi Windows + R.
  2. Setelah itu, silakan kamu ketik rstrui.exe.
  3. Jika sudah, tinggal klik OK atau tekan Enter.
  4. Berikutnya, kamu akan dibawa ke jendela System Restore. Pada bagian ini silakan klik Next kemudian pilih Restore Point dari daftar yang tersedia.
  5. Sesudah itu, silakan klik Finish, dan jika sudah maka perangkat akan boot ke status yang dipilih.
  6. Tunggu saja prosesnya sampai selesai.

Apabila kamu ingin tahu lebih lengkap tentang restore point atau restore sistem Windows, silakan kunjungi artikel mengenai cara restore Windows ke tanggal (versi) sebelumnya yang sudah pernah kami bahas secara detail pada website ini.

Reinstall Windows

Saat kamu sudah kehabisan cara atau metode lain untuk mengatasi Driver Power State Failure yang error, maka jalan terakhir untuk mengatasi permasalahan tersebut adalah dengan menginstal ulang sistem operasi Windows yang terinstal di PC atau laptop kamu.

Dengan instal ulang Windows, maka semua driver, software, settings yang ada di Windows pun otomatis akan terhapus seutuhnya. Sehingga kondisi sistem akan berada pada keadaan fresh tanpa adanya masalah apapun.

Nah, instal ulang Windows juga sangat direkomendasikan buat kamu yang memang punya masalah dengan kompatibilitas driver. Berikut cara melakukannya:

  1. Pertama, siapkan DVD atau USB installer Windows.
  2. Sambungkan DVD atau USB installer Windows ke PC atau laptop kamu, kemudian hidupkan laptop lalu buka BIOS dengan cara menekan tombol F1/F2/DEL/F12 secara berulang.
  3. Nah, untuk mengetahui lebih spesifik mengenai cara masuk ke BIOS pada perangkat yang kamu gunakan, silakan searching terlebih dahulu. Biasanya BIOS di tiap perangkat itu, berbeda-beda sesuai dengan merk dan tipe laptop dan juga sesuai motherboard yang digunakan PC.
  4. Setelah masuk di BIOS, silakan atur DVD/USB Drive menjadi prioritas boot pertama.
  5. Jika sudah, silakan simpan pengaturan BIOS, kemudian restart.
  6. Setelah proses restart, kamu akan mendapati pesan Press Any Key. Silakan tekan tombol apa saja untuk melanjutkan.
  7. Pada bagian selanjutnya, silakan kamu klik Install now untuk menginstal ulang Windows.
  8. Langkah berikutnya, tinggal ikuti panduan instal Windows yang tertera pada layar sampai selesai.

Apabila kamu tidak memiliki USB atau DVD installer Windows, maka silakan kamu buat hiren boot terlebih dahulu, atau gunakan metode Reset This PC untuk menginstal ulang Windows. Nah, cara reset Windows adalah sebagai berikut:

  1. Buka Settings dengan cara menekan tombol kombinasi WIndows + I.
  2. Setelah itu, pilih menu Update & Security.
  3. Jika sudah, klik Recovery kemudian klik Get started pada bagian Reset this PC.
  4. Selanjutnya amankan data disk kamu, dengan memilih Keep my files.
  5. Kemudian, pilih Cloud Download guna untuk mengunduh dan menginstal ulang Windows.
  6. Proses download dan instalasi ini memerlukan koneksi internet. Jadi, pastikan kalau kamu terhubung ke jaringan internet, ya.
  7. Langkah selanjutnya klik Next dan lanjutkan prosesnya sampai selesai.
  8. Dengan begini masalah BSOD akan teratasi.

Akhir Kata

Nah, itulah tadi pembahasan kita mengenai cara mengatasi masalah Driver Power State Failure di Windows. Semoga dengan cara yang kami tuliskan di atas bisa membantu kamu dalam mengatasi masalah tersebut.

Silakan coba satu per satu dari awal sampai akhir, agar berhasil mengatasi masalah BSOD ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.