Lompat ke konten

Cara Membuat File ISO di Windows (Paling Recommended)

Saat ini pengguna laptop, netbook dan ultrabook sudah jarang sekali memakai DVD/CD Rom. Hal ini memang karena perkembangan tekhnologi yang semakin maju, sehingga membuat DVD/CD mulai ditinggalkan, dan bahkan pada laptop generasi terkini sudah tidak menyematkan DVD Rom.

Dahulu DVD/CD sering dipakai untuk keperluan instalasi software, aplikasi, game, atau bahkan sistem operasi. Namun berbeda dengan keadaan saat ini yang lebih memilih menggunakan file ISO untuk melakukan berbagai keperluan instalasi tersebut.

Alasan menggunakan file ISO tersebut kebanyakan karena dirasa lebih efisien dan lebih simpel, karena jenis file tersebut juga bisa disimpan di SD card, flashdisk, atau harddisk komputer. Berbeda dengan DVD/CD yang bentuk fisiknya besar dan merepotkan untuk dibawa kemana-mana.

Sekilas Tentang File ISO

Sebelum lanjut ke cara membuat file ISO, agaknya kamu juga perlu tahu apa itu file ISO. Nah, file ISO ini merupakan sebuah arsip dari file yang isinya berasal dari DVD/CD. File ISO utuk lebih sederhananya bisa diartikan sebagai DVD/CD dalam bentuk file.

ISO sendiri merupakan kepanjangan dari International Organization for Standardization, yang mana hal tersebut merupakan sebuah badan standar internasional yang terdiri dari wakil-wakil dari badan standardisasi nasional di setiap negara untuk keperluan berbagai industri dengan kualitas, keamanan, dan efisiensi yang terjamin.

Kesampingkan hal itu dulu, karena disini kita akan membahas tentang file ISO buka organisasi ISO. Nah, file ISO tersebut bisa dibuat dengan cara mengkonversi data dari DVD/CD atau dengan membuatnya dari file yang terdapat di perangkat komputer kita.

Terkait cara membuat atau mengonversi file ISO ternyata masih banyak yang belum tahu. Oleh karena itu disini kami akan membahasnya secara detail agar kamu bisa menggunakan artikel ini sebagai penduan ketika ingin membuat file ISO.

Cara Membuat File ISO

File ISO bisa dibuat atau dikonversi dengan memanfaatkan software khusus di Windows. Jadi dengan adanya software tersebut tentu akan memudahkan kamu untuk membuat file ISO. Nah, beberapa software yang bisa kamu pakai diantaranya adalah Daemon Tools, WinRAR, PowerISO, UltraISO, Nero, ImgBurn, AnyBurn, dan WinCDEmu.

Nah untuk lebih detail mengenai cara menggunakan software tersebut untuk membuat file ISO bisa kamu baca pada ulasan di bawah ini!

Menggunakan Daemon Tools

Daemon Tools merupakan salah satu software yang bisa digunakan untuk membuat file ISO. Software ini sudah cukup populer dan sudah ada sejak dulu. Kamu bisa menggunakan software ini untuk versi gratis atau versi berbayarnya yang bisa didapatkan dengan mudah di situs resminya.

Cara melakukannya adalah sebagai berikut:

  1. Pertama, silakan kamu download dan instal terlebih dahulu software Daemon Tools.
  2. Kalau sudah terinstal, silakan kamu buka aplikasinya.
  3. Setelah masuk ke halaman utama aplikasi tampilannya akan seperti gambar di atas. Nah, pada bagian tersebut silakan kamu masuk ke menu Image editor (ikon pena).
  4. kemudian pilih menu Create a Data Image.
  5. kemudian klik titik tiga yang berada di kolom Target Image File.
  6. Selanjutnya, silakan cari file yang ingin kamu jadikan ISO.
  7. Sesudah file akan dikonversi, silakan kamu pilih opsi Save as lalu ubah formatnya jadi  Standard ISO Image (*.iso).
  8. Terakhir, beri nama file tersebut sesuai keinginan dan simpan deh.
  9. Done.

Menggunakan WinRAR

WinRAR merupakan salah satu aplikasi konversi yang banyak penggunanya terutama di Windows. Mengapa demikian, karena pada dasarnya aplikasi ini aman dan mudah digunakan. Biiasanya banyak orang memakai aplikasi WinRAR ini untuk membuat file RAR & ZIP.

Disamping itu, WinRAR juga bisa kamu pakai untuk membuat file ISO loh. Penasaran? yuk simak cara melakukannya di bawah ini:

  1. Pertama silakan kamu download dan instal terlebih dahulu aplikasi WinRAR.
  2. Selanjutnya, bukalah File Explorer cari folder atau file yang ingin dijadikan ISO.
  3. Silakan kamu klik kanan pada file tersebut, kemudian pilih Add to Archive.
  4. Pada halaman berikutnya, silakan kamu ganti format Archive Name menjadi .Iso. Kemudian Archive Format silakan kamu ubah ke ZIP.
  5. Berikutnya, silakan klik OK dan tunggulah proses konversi selesai. Biasanya memakan waktu 2 sampai 5 menit, tergantung size filenya.
  6. Done, sekarang file ISO-nya sudah jadi dan kamu bisa langsung menggunakannya.

Dengan Software PowerISO

Aplikasi PowerISO ini cukup populer, terutama untuk membuat bootable Windows di flashdisk (hiren boot) PowerISO sendiri merupakan software khusus konversi yang memang memiliki fungsi untuk membuat file ISO dari DVD/CD. Dengan begitu, kamu tentu bisa juga memanfaatkan software ini untuk membuat file ISO.

Berikut langkah-langkah melakukannya:

  1. Pertama tentunya adalah mengunduh PowerISO terlebih dahulu.
  2. Setelah itu, silakan instal dan jalankan aplikasinya.
  3. Jika sudah masuk ke halaman aplikasi, silakan kamu pilih Tools yang berada di toolbar aplikasi, kemudian klik Make CD/DVD/BD Image File.
  4. Kemudian pada jendela ISO maker yang muncul, silakan kamu pilih data yang ingin dijadikan file ISO.
  5. Beri nama file tersebut sesuai keinginan, lalu silakan ubah formatnya menjadi ISO.
  6. Terakhir tinggal klik OK dan tunggu prosesnya konversi selesai.

Melalui Aplikasi UltraISO

UltraISO ini menjadi salah satu rekomendasi aplikasi untuk membuat file ISO yang tidak boleh terlewatkan. Pasalnya aplikasi ini memiliki size yang tergolong kecil dan ringan dipakai, dan juga aplikasi ini menyediakan Virtual CD Drive untuk membuka berbagai macam file ISO.

Nah, untuk membuat file ISO dengan aplikasi UltraISO adalah sebagai berikut:

  1. Download dan instal aplikasi UltraISO telebih dahulu.
  2. Jika sudah, silakan kamu buka aplikasinya.
  3. Setelah itu, pilih opsi Make an ISO Image File pada menu Tools.
  4. Pada halaman selanjutnya, silakan kamu pilih file yang akan dijadikan ISO.
  5. Sesudah itu, klik Make untuk mengubah file menjadi ISO.
  6. Tunggulah proses tersebut sampai selesai.

Gunakan Software NERO

Nero juga menjadi aplikasi konversi file yang memiliki fitur cukup lengkap. Selain bisa digunakan untuk membuat file ISO, kamu juga bisa menggunakan aplikasi ini untuk burning DVD/CD bila ingin digandakan atau hanya sekedar membukannya.

Nah, cara membuat file ISO dengan software NERO adalah sebagai berikut:

  1. Pertama, silakan kamu download dulu aplikasi NERO.
  2. Setelah itu, silakan instal seperti biasa dan jalankan/buka aplikasinya.
  3. Jika sudah, silakan masuk ke menu Image Recorder.
  4. Kemudian, pilihlah opsi Copy and Backup, lalu pilih Burn Image to Disk.
  5. Nah pada jendela baru yang muncul, silakan kamu pilih data yang diinginkan.
  6. Nantinya akan muncul panduan untuk membuat file ISO, silakan kamu ikuti saja instruksinya.
  7. Jika sudah selesai, silakan Save file tersebut dan jangan lupa ubah formatnya menjadi ISO.

Memakai ImgBurn

Rekomendasi aplikasi atau software untuk membuat file ISO yang bisa kamu pakai adalah ImgBurn. Aplikasi ini memiliki tampilan yang sederhana yang memudahkan penggunanya dan fitur yang tersemat di dalamnya juga lumayan lengkap.

  1. Download dan instal terlebih dahulu aplikasi ImgBurn di Windows kamu.
  2. Jika sudah, silakan kamu masukkan dahulu DVD/DC yang ingin dijadikan file ISO ke optical disc perangkat.
  3. Selanjutnya, silakan kamu buka software ImgBurn.
  4. Sesudah itu, silakan pilih opsi Create image file from files/folders pada halaman utama aplikasi.
  5. Selanjutnya klik tanda (+) kemudian pilih Source.
  6. Nah, berikutnya silakan pilih sumber (DVD/CD) yang akan dijadikan ISO.
  7. Tunggu prosesnya sesaat, kemudian pada kolom Destination silakan kamu pilh tempat penyimpanan file ISO tersebut.
  8. Selanjutnya pilih opsi Folder to disk lalu klik Yes, dan klik Yes lagi pada halaman berikutnya.
  9. Pada jendela jendela Confirm Volume Label, silakan ubah nama file di kolom UDF lalu klik Yes jika sudah.
  10. Terakhir klik OK, dan file ISO telah berhasil dibuat dan disimpan ke perangkat.

Menggunakan AnyBurn

Salah satu software gratis yang bisa kamu gunakan untuk membuat file ISO adalah AnyBurn. Nah, selain untuk membuat file ISO, software ini juga bisa kamu pakai untuk memindahkan data ke CD (burning). Untuk lebih detail mengenai cara menggunakan AnyBurn untuk membuat file ISO bisa kamu baca pada ulasan berikut ini:

  1. Pertama, tentu kamu harus mempunyai aplikasi AnyBurn. Jika belum punya, silakan download dan instal aplikasi AnyBurn terlebih dahulu.
  2. Jika sudah, silakan buka aplikasinya kemudian pilih Create image file from files/folders pada halaman menu aplikasi.
  3. Selanjutnya, silakan klik Add kemudian silakan tambahkan atau pilih data yang akan kamu jadikan file ISO.
  4. Sesudah itu, silakan masuk ke Properties, kemudian klik tab General silakan atur nama file, lalu ubah format file pada CD/DVD file system menjadi ISO 9660.
  5. Setelah itu, klik saja Next, kemudian klik ikon folder untuk memilih lokasi penyimpanan file ISO.
  6. Pastikan juga pada bagian Select Image file type, sudah berisi Standard ISO Images (.ISO).
  7. Terakhir klik Create Now untuk membuat dan menyimpan file tersebut.

Akhir Kata

Nah, begitulah tadi pembahasan kita mengenai cara membuat file ISO di Windows (paling recommended). Pada dasarnya untuk membuat file ISO kamu memerlukan aplikasi pihak ketika, dan terkait aplikasi tersebut sudah kami berikan rekomendasi dan penjelasan penggunaan aplikasi secara lengkap pada artikel ini.

Mungkin cukup sekian dulu artikel yang dapat kami bagikan, semoga bermanfaat dan membantu kamu yang ingin membuat file ISO.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.