Cara Menghidupkan Handphone yang Mati Total (Semua Merk)

  • oleh

Handphone atau HP adalah barang yang saat ini menjadi sangat penting dan dapat dikatakan menjadi bagian dari hidup kita. HP menjadi begitu penting sebab perangkat ini menjadi tempat atau media untuk melakukan komunikasi serta menjadi tempat untuk mendapat informasi.

Semakin berkembangnya dunia teknologi, juga menjadikan HP semakin berkembang pesat. Contohnya saja HP generasi terbaru atau yang disebut dengan smartphone (ponsel pintar) ini sudah begitu canggih dan dilengkapi banyak fitur apik di dalamnya.

Namun disamping itu, terkadang ada masalah yang kerap ditemui para pengguna HP. Contohnya adalah HP mati total dan sulit dihidupkan kembali. Ketika kamu mengalami masalah ini tentu akan merepotkan, terlebih lagi kalau di HP yang mati total itu terdapat data-data penting terkait pekerjaan atau bisnis.

Penyebab HP Mati Total

Penyebab HP mati total sebenarnya beragam, namun pada dasarnya terjadi karena masalah pada komponen (hardware) atau masalah pada sistem HP (software). Kedua masalah ini bisa terjadi pada semua merk dan jenis handphone, lho.

Nah, untuk mengetahui beberapa penyebab HP mati total adalah sebagai berikut:

  1. Terdapat bug pada sistem.
  2. Umur HP sudah terlalu tua.
  3. Handphone mengalami overheat.
  4. HP terkena virus.
  5. Salah instal aplikasi atau software.
  6. Baterai habis atau rusak.
  7. Konektor pada baterai bermasalah.
  8. IC Power HP rusak.
  9. Salah memakai charger.
  10. Salah perbaikan (jika pernah melakukan service).
  11. Terdapat kerusakan fisik (komponen).
  12. Dan lain sebagainya.

Cara Menghidupkan HP yang Mati Total

Untuk menghidupkan HP yang mati total tentu ada beberapa cara yang bisa kamu coba. Karena pada dasarnya beda masalah juga beda solusinya. Namun, kamu bisa mencoba cara-cara yang kami tuliskan di bawah untuk menghidupkan HP yang mati total.

Hal ini perlu kamu coba sebelum kamu membawa HP yang mati ke tempat service. Karena terkadang HP mati total bisa diatasi hanya dengan memperbaiki sistem atau bahkan hanya menggunakan life hack sederhana. Nah, penasaran bagaimana cara melakukannya? Yuk, simak ulasan ini sampai selesai!

Coba Isi Daya Baterai

Tips pertama yang perlu kamu lakukan adalah memastikan bahwa HP kamu memiliki daya. Nah maksudnya, tidak mati total karena kehabisan daya baterai, ya. Karena baterai kosong inilah, HP tidak akan menyala walau kamu menekan tombol power berkali-kali.

Terkadang ada juga lho, baterai yang sudah berumur sering kali mengalami error seperti HP tiba-tiba mati sendiri. Untuk mengatasi hal ini, silakan kamu charge baterai HP kamu terlebih dahulu dan tunggulah sampai penuh. Nah, jika sudah silakan kamu coba untuk menghidupkan kembali HP kamu.

Namun, apabila HP overheat (panas belebih) ketika kamu charge, segera cabut HP kamu dan jangan dilanjutkan pengisian daya-nya. Hal ini dilakukan untuk menghindari agar tidak terjadi masalah yang lebih parah.

Menggunakan Charger Dekstop (Alternatif)

Kamu bisa juga mengisi daya baterai menggunakan charger dekstop. Charger ini bisa dipakai untuk mengisi daya diluar casing HP. Tipe charger ini khusus diperuntukkan bagi HP yang baterainya dapat dilepas. Hal ini bisa jadi alternatif kalau HP kamu mengalami masalah pada port konektor charger.

Lalu, untuk baterai tanam sebenarnya bisa menggunakan cara ini. Namun kamu harus melepas casing dan mengeluarkan baterai tanam dari HP kamu terlebih dahulu, dan untuk mengisi daya baterai tanam diperlukan tipe charger dekstop khusus.

Berikut cara charge baterai HP menggunakan charger dekstop:

  1. Pertama, silakan lepas baterai dari HP kamu terlebih dahulu.
  2. Jika sudah, silakan pasang baterainya di charger dekstop.
  3. Setelah itu, pastikan sudah terpasang dengan benar, sehingga daya bisa masuk ke baterai.
  4. Tunggulah sampai baterai terisi penuh.
  5. Selanjutnya, coba pasangkan kembali di HP kamu, lalu coba nyalakan kembali HP yang tadi mati total.

Coba Tes Pakai Baterai Lain

Apabila HP kamu mati total dikarenakan kerusakan pada baterai, biasanya disebabkan oleh tegangan baterai yang terlalu rendah (bisa cek memakai multimeter). Nah, teruntuk gejala pada baterai biasanya sebelum benar-benar mati total akan muncul tanda-tanda seperti HP tiba-tiba mati sendiri, namun bisa dinyalakan kembali.

Sebelum kamu mengganti baterai ke yang baru, disarankan untuk mengetes HP kamu dengan baterai HP lain yang sesuai (kompatibel). Nah, jika sudah melakukan pengetesan memakai baterai lain, dan sudah terbukti penyebab HP mati total adalah karena baterai rusak, maka solusinya tentu dengan mengganti baterai HP dengan yang baru.

Kami sarankan untuk mengganti baterai yang original, ya. Supaya usia pemakaian baterai jadi lebih awet.

Flashing Ulang Sistem HP

Flashing merupakan sebuah proses yang digunakan untuk mengubah atau mengganti sistem Android yang bermasalah atau rusak. Biasanya HP yang mati total karena masalah sistem akan dilakukan flashing ulang dengan mengganti sistem baru yang normal.

Untuk melakukan flashing, kamu membutuhkan bantuan perangkat komputer atau laptop. Selain itu kamu juga membutuhkan file sistem yang akan digunakan untuk mengganti sistem HP yang mati total. Nah, cara melakukannya sendiri berbeda-beda tergantung jenis dan merk HP kamu.

Jadi, disini kami tidak menjelaskan cara flashing ulang sistem HP secara terperinci karena pada dasarnya HP yang mengalami masalah atau mati total pastinya berbeda-beda, dan cara flashing-nya juga berbeda. Nah, untuk mengetahuinya kamu bisa mencari tahu di internet.

Kamu bisa mencari tahu dengan searching menggunakan kata kunci “Cara Flashing HP (merk handphone kamu)” di Google atau Youtube. Maka dengan ini kamu akan bisa mengetahui metode yang paling cocok diterapkan pada HP yang akan kamu flash.

Lakukan Factory Reset

Nah, cara yang selanjutnya adalah melakukan reboot pada HP yang mati total. Cara ini bisa kamu coba apabila HP kamu masih bisa dipakai untuk mengakses menu Recovery Mode dan lakukan Bootloop pada menu tersebut. Karena dengan Bootloop maka kamu masih mempunyai peluang untuk memulihkan kembali HP tanpa kehilangan data.

Nah, untuk melakukannya silakan ikuti langkah-langkah di bawah ini:

  1. Pertama, pastikan HP kamu memiliki daya. Jika tidak ada silakan charge terlebih dahulu sampai penuh.
  2. Jika sudah, silakan masuk ke menu Recovery Mode di HP kamu.
  3. Cara mengakses Recovery Mode pada setiap merk berbeda-beda, kamu bisa mencari tahu caranya di internet sesuai merk HP kamu.
  4. Kamu bisa mencoba menekan tombol kombinasi Tombol Power + Volume bersaamaan dan tahan sesaat sampai kamu masuk ke menu Recovery. Tombol kombinasi ini merupakan yang paling umum dipakai.
  5. Jika sudah masuk ke Recovery Mode, silakan pilih opsi Factory Reset.
  6. Kemudian pilih Yes, lalu Delete All User Data.
  7. Tunggu proses tersebut selesai. Jika sudah, silakan pilih opsi Reboot System Now.

Wiping File Data dan Cache (Recovery)

Selain melakukan factory reset dengan cara di atas, kamu bisa juga memilih cara yang lain yaitu dengan wiping file data dan cache pada recovery mode. Cara ini digunakan untuk menghapus file data dan cache pada HP yang mati total agar bisa diakses kembali.

Nah, berikut cara melakukannya:

  1. Silakan kamu masuk ke Recovery Mode menggunakan cara yang sudah saya jelaskan di atas.
  2. Jika sudah masuk ke Recovery Mode, silakan kamu pilih menu Wipe.
  3. Selanjutnya, pilih Wipe Data dan Wipe Cache.
  4. Tunggu proses pembersihan data dan cache selesai.
  5. Setelah itu, silakan matikan HP kamu lewat mode Recovery.
  6. Jika sudah, silakan coba hidupkan kembali HP kamu.
  7. Semoga berhasil.

Biasanya proses ini memakan waktu cukup lama, maka kamu harus bersabar menunggu dan diusahakan agar tidak menyentuh tombol sembarangan agar tidak gagal selama prosesnya berjalan.

Bawa ke Service Center

Jika kamu sudah mencoba semua cara yang kami tuliskan di atas, tetapi kamu belum bisa mengaktifkan HP yang mati total, maka ada kemungkinan kalau terjadi kerusakan pada hardware HP kamu. Sehingga kamu harus memperbaikinya di tempat service.

Selalu pertimbangkan untuk memperbaiki HP kamu di Service Center resminya, karena service center resmi pasti menyediakan komponen original untuk mengganti hardware yang rusak. Untuk waktu perbaikannya cukup bervariasi, tergantung tingkat kesulitan dan jenis kerusakan.

Untuk biaya service juga bervariasi, tapi kalau HP kamu masih dalam masa garansi tentu kamu bisa mendapatkan layanan service secara gratis. Nah, jika tidak dalam masa garansi dan biaya perbaikannya mahal dan tidak jauh beda dengan beli HP baru, maka mending ganti HP baru sekalian.

Akhir Kata

Nah, begitulah tadi tips-tips yang bisa kami bagikan perihal cara menghidupkan Handphone yang mati total. Untuk memperbaikinya gampang-gampang susah, tergantung faktor kerusakannya. Biasanya kalau kerusakan pada sistem akan mudah diatasi dengan cara flash atau perbaikan sistem seperti yang dituliskan di atas.

Tetapi kalau berkaitan dengan hardware, tentunya kamu harus service dan mengganti komponen yang rusak. Semoga artikel ini bermanfaat dan terima kasih.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *