Lompat ke konten

Cara Ampuh Mengatasi Komputer Mati Sendiri (Terbukti)

Komputer atau yang kerap disapa dengan akronim PC (personal computer) saat ini dianggap sebagai salah teknologi yang canggih, tapi perangkat tersebut juga memiliki berbagai kekurangan dan kelemahan. Kebanyakan kekurangan komputer muncul karena penggunanya yang kurang memperhatikan kondisi perangkat.

Komputer yang kurang perhatian tentu tidak optimal lagi, karena jika perangkat tersebut jarang dirawat tentu akan menjadi faktor pendorong timbulnya kerusakan baik pada sistem atau komponen. Nah, salah satu masalah yang muncul dari karena kedua faktor tersebut adalah komputer mati sendiri ketika digunakan.

Ketika masalah tersebut muncul, tentunya akan membuat pekerjaan kamu terhambat dan terganggu bila tidak langsung diatasi dengan cepat. Namun, ternyata masih banyak pengguna yang belum tahu cara mengatasi komputer mati sendiri. Nah, berangkat dari hal itulah artikel ini dibuat, dalam rangka memberikan tutorialnya.

Penyebab Komputer Mati Sendiri

Sebelum ke pembahasan mengenai cara mengatasi komputer mati sendiri, agaknya kamu juga perlu tahu apa yang menjadi penyebab munculnya masalah tersebut. Agar nantinya ketika melakukan perbaikan, maka langkah atau metode yang diambil bisa pas.

Untuk penyebab komputer mati sendiri diantaranya adalah sebagai berikut:

  • Processor overheat
  • VGA rusak
  • RAM rusak
  • Harddisk bermasalah
  • Power supply bermasalah
  • Listrik tidak stabil
  • Driver tidak cocok
  • Sistem operasi crash
  • Tombol power bermasalah
  • Terkena virus atau malware
  • Motherboard bermasalah

Cara Mengatasi Komputer Mati Sendiri

Well, kalau dilihat dari penyebab yang sudah saya sebutkan di atas, maka tentunya solusi untuk mengatasi komputer yang mati sendiri juga akan beragam. Hal ini memang karena solusi permasalahan, juga didasarkan dari penyebabnya juga.

Nah, terkait solusi tersebut bisa kamu baca detail pada ulasan di bawah ini.

Cek Power Supply

Penyebab umum komputer mati sendiri biasanya terletak pada power supply yang rusak. Rusaknya komponen ini biasnya ditandai dengan bunyi kipas yang terdengar aneh dan juga kadang muncul bau gosong seperti plastik terbakar pada sekitar PC.

Disamping itu, untuk mengatasinya juga beragam. Untuk lebih detailnya silakan cek ulasan berikut:

  1. Cek kebutuhan daya dari komputer apakah sudah sesuai dengan PSU yang kamu pakai atau belum.
  2. Jika belum, silakan kamu ganti PSU yang berkualitas dan tentunya sesuai kebutuhan PC.
  3. Jika sudah sesuai, coba gunakan PSU lain. Jika hasilnya tidak ada masalah maka kamu perlu menggantinya karena kemungkinan PSU tersebut rusak.
  4. Untuk memastikan kondisi PSU, kamu juga bisa memanfaatkan alat yang bernama Power Supply Tester.

Cek Processor Overheat

Processor yang mengalami overheat (terlalu panas) juga menjadi salah satu faktor penyebab komputer tiba-tiba mati sendiri. Jika hal ini terjadi, maka kamu harus segera mengatasinya agar masalah ini tidak terlalu serius dan agar PC tidak mati total.

Penyebab processor yang overheating pada dasarnya dikarenakan coler rusak atau sirkulasi udara terganggu. Selain itu, thermal paste processor yang tidak pernah diganti juga menjadi faktor lain, karena memang pasta processor tersebut bisa saja kering dalam jangka waktu tertentu.

Untuk itu, cobalah atasi hal tersebut dengan cara di bawah ini:

  1. Periksa pasta processor apakah sudah kering atau belum. Jika sudah kering silakan lakukan penggantian secara berkala.
  2. Cara mengganti thermal paste processor adalah dengan melepas HSF dari processor komputer kemudian, bersihkan thermal paste lama lalu ganti dengan pasta yang baru dan setelah itu tinggal pasang kembali.
  3. Selain itu, silakan periksa juga fan pendingin processor dan ruangan sekitarnya. Biasanya jika ada debu yang menempel atau kotoran lain, akan berdampak pada pendinginan processor terganggu. Oleh karena itu kamu harus membersihkannya.
  4. Disamping fan processor yang kotor, casing PC yang kotor juga akan mengganggu airflow atau sirkulasi udara pada komputer, dan berakibat pada suhu komponen panas. Nah, untuk itu silakan bersihkan dengan kuas atau kompresor udara.

Periksa Tombol Power

Tombol power merupakan salah satu komponen yang penting di komputer. Fungsinya tentu untuk menghidupkan dan mematikan perangkat, nah disamping itu kadang ada masalah pada komponen ini seperti sambungan kabel power ke motherboard putus atau tidak tersambung dengan benar.

Masalah tersebut biasanya membuat komputer sering mati sendiri dalam waktu yang random. Nah, solusinya adalah sebagai berikut:

  1. Pertama, pastikan terlebih dahulu kabel tombol power sudah tersambung ke front panel motherboard.
  2. Apabila tidak terpasang dengan benar, maka coba untuk dibetulkan dan dipasang kembali.
  3. Periksa juga kabel power casing bila ada yang putus, silakan sambungkan kembali.
  4. Jika sudah melakukan semuanya, silakan coba untuk menghidupkan kembali komputer. Karena jika masalahnya ada pada tombol power maka komputer mati sendiri akan teratasi.

Coba Bersihkan VGA Card

VGA Card yang kotor bisa menjadi faktor penyebab komputer mati sendiri. Ya, karena memang VGA menjadi komponen penting komputer sehingga bila terjadi masalah pada komponen ini, maka akan membuat komputer hang, layar blank, atau tiba-tiba komputer mati sendiri.

Untuk mengatasinya, cobalah untuk membersihkan VGA Card terlebih dahulu dengan cara di bawah ini:

  1. Bongkar PC untuk mengecek kondisi VGA card.
  2. Periksa juga pada area sekeliling VGA, lalu bersihkan bila terdapat debu atau kotoran.
  3. Coba hidupkan komputer, lalu masuk ke menu BIOS untuk menonaktifkan VGA on-board.
  4. Apabila masih ada kerusakan dan komputer masih sering mati sendiri, maka solusinya tentu dengan mengganti VGA card dengan yang baru.

VGA card memang memiliki fungsi yang sangat penting di komputer, oleh karena itu komponen ini jangan disepelekan bila terjadi kerusakan kecil atau hanya sekedar kotor. Selain itu, kamu perlu membersihkan VGA secara berkala dan lakukan juga perawatan yang khusus.

Periksa RAM

RAM (random akses memory) merupakan komponen yang jarang rusak, namun sekalinya rusak biasanya akan menimbulkan masalah tertentu, seperti komputer tiba-tiba mati sendiri, komputer mati ketika proses booting, dan komputer mati total.

Disamping RAM, harddisk yang rusak juga bisa menyebabkan perangkat tidak bisa booting karena sistem tidak bisa dimuat, nah tapi kalau RAM bisa-bisa membuat komputer kamu mati total loh. Wah, parah bukan? Untuk itu kamu perlu menjaga kondisi RAM agar bersih dan tidak mudah rusak.

Apabila komputer mati karena RAM atau HDD yang rusak, cobalah atasi dengan cara berikut:

  1. Pertama, silakan bongkar PC kamu kemudian keluarkan RAM dan HDD.
  2. Kamu bisa mengecek kondisi fisiknya apakah ada kerusakan atau tidak, misalnya saja RAM retak atau bahkan patah.
  3. Apabila hanya sekedar kotor dan berdebu, terutama di pin RAM atau konektor HDD kotor, kamu bisa coba membersihkannya terlebih dahulu. Untuk membersihkan pin RAM, bisa dengan penghapus pensil, atau dengan tisu yang dibasahi cairan pembersih khusus.
  4. Jika terdapat kerusakan fisik pada RAM atau HDD, cobalah untuk menggunakan RAM lain atau HDD lain. Bila komputer kamu berhasil nyala, berarti fix RAM atau HDD yang rusak tersebut perlu diganti.
  5. Pastikan kalau kamu selalu menjaga kesehatan RAM dan HDD, agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan seperti komputer mati total.

Perlu kamu ketahui juga beberapa hal yang menjadi penunjang kerusakan RAM yaitu kotor, overlocking, dan tegangan listrik yang tidak stabil masuk ke motherboard.

Tambahkan Stabilizer Daya

Daya atau listrik yang tidak stabil memang bisa berakibat fatal pada perangkat komputer. Salah satunya, apabila listrik tidak stabil maka akan terjadi lonjakan listrik dan berakibat pada komputer tiba-tiba mati sendiri. Untuk itu kamu perlu memerhatikan kondisi daya atau listrik yang masuk ke PC.

Berikut caranya:

  1. Periksa kondisi listrik di tempatmu.
  2. Bila memang listrik tidak stabil, maka kamu harus menambahkan stabilizer daya agar kondisi listrik stabil dan tidak berubah tiba-tiba sehingga membuat komputer tiba-tiba mati.
  3. Kamu juga bisa memakai stabilizer daya untuk komputer untuk menjaga aliran listrik yang masuk selalu stabil dan sesuai.
  4. Kelistrikan di komputer, kalau dibiarkan bila ada masalah, dapat merembet ke kerusakan VGA, power supply, RAM, HDD, dan bahkan motherboard bisa rusak.

Scan Virus & Malware

Masalah virus & malware memang kadang muncul secara tiba-tiba dan tanpa sepengetahuan kita. Tapi kalau sudah ada, komputer bisa jadi mati sendiri akibat sistem diserang virus atau malware tersebut. Hal ini karena sistem mengalami crash, sehingga tidak bisa berjalan (blue screen of death).

Bila hal tersebut terjadi, maka kamu perlu melakukan scaanning virus & malware dengan cara berikut:

  1. Buka menu settings dengan cara menekan tombol kombinasi Windows + I.
  2. Kemudian pilih Update and Security.
  3. Setelah itu, silahkan masuk ke dalam menu Windows Security.
  4. Pilih Virus & threat protection kemudian klik opsi Quick scan.
  5. Pilih pemindaian offline Windows Defender, lalu pilih Scann now.

Pemindaian offline Windows Defender biasanya memerlukan waktu sekitar 15 menit untuk dijalankan, lalu komputer kamu akan dimulai ulang secara otomatis. Jadi, harap bersabar untuk menunggunya. Setelah itu, pastikan kalau kamu selalu menghidupkan Windows defender untuk mencegah virus & malware masuk.

Kamu bisa juga menambahkan aplikasi antivirus khusus seperti SMADAV, AVAST, AVG, dan lain sebagainya.

Instal Ulang Windows

Sistem operasi memang menjadi salah satu komponen yang sangat penting untuk menjalankan komputer. Jadi, apabila terjadi crash, atau sistem operasi tidak stabil maka tentunya berakibat pada Windows tidak bisa dijalankan atau tidak bisa dimuat.

Biasanya ciri sistem crash adala komputer tiba-tiba blank atau muncul bluescreen kemudian secara tiba-tiba komputer kamu mati. Dan ketika kamu mencoba menghidupkannya, biasanya booting tidak bisa berjalan dan akibatnya kamu tidak bisa masuk ke sistem.

Caranya adalah sebagai berikut:

  1. Pertama, silakan kamu hidupkan komputer seperti biasa.
  2. Setelah booting berjalan, silakan tekan berulang tombol F8.
  3. Jika sudah, maka kamu akan masuk ke menu Safe Mode.
  4. Selanjutnya kamu akan dibawa masuk ke Recovery Mode.
  5. Pada bagian Choose an option, silakan kamu pilih menu Troubleshoot.
  6. Setelah masuk ke troubleshooting, silakan pilih Reset This PC untuk menginstal ulang Windows.
  7. Setelah itu, silakan ikuti petunjuknya sampai selesai.

Metode lain untuk menginstal ulang windows ketika kamu tidak bisa masuk ke sistem Windows, adalah dengan menggunakan Flashdisk sebagai media untuk instalasi Windows, atau bisa juga dengan menggunakan Hiren Boot USB. Terkait instalasi Windows, kamu bisa melakukannya melalui BIOS.

Cek Kondisi Motherboard

Motherboard adalah komponen inti di dalam komputer, jadi jika tidak ada motherboard maka komputer tidak akan bisa hidup. Begitu juga jika kondisi motherboard tidak baik maka bisa membuat komputer mati sendiri atau bahkan mati total.

Komponen ini sebenarnya sulit terlihat cir-cirinya jika mengalami kerusakan. Untuk itu, silakan kamu coba pindahkan komponen komputer ke motherboard lain, tapi pastikan ketika melakukan cara ini kamu sudah selesai mencoba semua solusi di atas, ya.

Jika kamu telah memasang semua komponen komputer ke motheboard lain, dan komputer kamu berhasil hidup tanpa ada masalah lagi, maka tentunya kamu perlu mengganti motherboard yang rusak ke yang baru.

Bawa ke Tempat Service

Tahap terakhir ketika kamu sudah mencoba semua metode di atas dan komputer masih saja tidak bisa hidup, atau masih ada masalah seperti tiba-tiba mati sendiri, maka kemu mungkin perlu membawanya ke tempat servis komputer professional.

Terlebih jika kamu tidak mengetahui penyebab pasti yang membuat komputer kamu mati, maka solusinya adalah dengan membawa PC tersebut ke tempat service untuk dilakukan pengecekan lebih lanjut dan nantinya akan dilakukan perbaikan.

Akhir Kata

Mengatasi komputer mati sendiri memang lumayan sulit, terlebih lagi jika kamu belum tahu penyebabnya dan harus mencari tahu dengan cara-cara di atas tentu akan membutuhkan waktu cukup lama. Terlebih kadang perbaikannya juga tidak bisa dilakukan sendiri (terutama kalau ada penggantian komponen).

Tapi setidaknya pembahasan di atas sudah cukup menjelaskan dengan rinci mengenai berbagai metode yang bisa kamu coba untuuk mengatasi komputer mati sendiri. Semoga artikel ini bermanfaat dan membantu.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.