Lompat ke konten

Cara Mengatasi DNS Server Not Responding di PC / Laptop

DNS server not responding merupakan salah satu error yang cukup sering terjadi di PC atau laptop. Error ini umum terjadi dan biasanya disebabkan oleh browser tidak bisa membuat koneksi ke internet karena DNS gagal mengarahkan hostname ke alamat IP dengan benar.

Perlu kamu ketahui juga bahwa DNS itu adalah singkatan dari Domain Name System yang mana hal ini merupakan bagian penting dari internet yang berfungsi untuk menerjemahkan nama domain dan hostname menjadi alamat internet protocol (IP) yang dapat dibaca dan diakses oleh mesin.

Pada dasarnya masalah DNS server not responding ini umum dialami, bahkan saya sendiri sering mengalami error ini. Dan saat ini mungkin giliran kamu yang mengalaminya. Tapi kamu tidak perlu panik, karena pada artikel ini kami membahas cara mengatasi DNS not responding di laptop atau PC.

Cara Mengatasi DNS Server Not Responding

Untuk mengatasi DNS server not responding di PC atau laptop sebenarnya banyak metode atau cara yang bisa kamu pakai, karena hal tersebut berbanding lurus dengan banyaknya juga penyebab DNS server not responding. Untuk penyebabnya sendiri ada beberapa, berikut diantaranya:

  • Modem atau router bermasalah
  • Pengaturan DNS salah
  • Terjadi error pada driver network
  • Browser error
  • ISP error
  • Kesalahan konfigurasi
  • dan lain sebagainya

Setelah kamu tahu penyebabnya, sekarang kita langsung saja ke cara cara mengatasi DNS server not responding. Terkait caranya bisa kamu baca secara lengkap pada ulasan di bawah ini.

Restart Modem atau Router

Langkah pertama kita mulai dari yang paling mudah dulu, yaitu dengan me-restart modem atau router yang kamu gunakan. Hal ini dilakukan karena ada kemungkinan kalau modem atau router tersebut gagal menyediakan DNS secara otomatis, sehingga memunculkan pesan DNS server not responding di PC atau laptop kamu.

Jadi bisa disimpulkan kalau modem atau router bermasalah, maka PC atau laptop tidak akan mendapatkan DNS yang terkonfigurasi dengan baik dan berakibat kamu tidak bisa mengakses jaringan internet. Untuk itu, cobalah untuk memulai ulang atau restart modem atau router.

Berikut caranya:

  1. Pertama, silakan kamu tekan tombol power atau tombol on-off pada router atau modem yang digunakan.
  2. Selanjutnya, cabut juga kabel power dari stop kontak lalu diamkan dulu selama kurang lebih 1 menit.
  3. Jika sudah, silakan sambungkan kembali kabel power modem atau router tersebut ke stop kontak.
  4. Sesudah itu, silakan hidupkan router kembali dengan menekan tombol power.
  5. Done.

Reboot Router

Jika pada cara sebelumnya itu akan merefresh processor, maka kita juga bisa merefresh sistem dengan cara reboot router agar permasalahan DNS not responding bisa teratasi. Ketika sistem router di-reboot maka sistem akan melakukan reconnect dengan jaringan ISP, sehingga DNS dan DHCP akan dikonfigurasikan ulang secara otomatis.

Berikut cara boot ulang router WiFi:

  1. Buka halaman admin WiFi melalui link yang dari router yang kamu pakai. Nah, untuk mengetahuinya kamu bisa melihat informasi yang tertera pada bawah router atau dengan browsing halaman admin dari merk router kamu.
  2. Jika sudah masuk ke halaman admin router, silakan kamu buka menu Settings disana.
  3. Kemudian masuk ke pengaturan Device (sesuaikan saja dengan tampilan router kamu).
  4. Setelah itu, silakan cari opsi reboot router di sana.
  5. Kalau sudah ketemu, tinggal klik opsi tersebut.
  6. Done.

Jika memang permasalahannya pure hanya pada modem atau router, maka biasanya akan dapat teratasi dengan kedua cara di atas, dan biasanya kamu sudah dapat mengakses jaringan internet kembali. Namun jika belum, silakan kamu pastikan juga kalau jaringan yang kamu gunakan tidak bermasalah atau troble.

Diagnose Melalui Control Panel

Jika dengan kedua cara di atas jaringan internet kamu masih belum bisa diakses, maka kemungkinan pemicu DNS server not responding tersebut ada pada laptop atau PC kamu. Untuk itu cobalah untuk melakukan diagnose melalui Control Panel.

Hal ini dilakukan dengan tujuan untuk memperbaiki atau mengatur ulang konfigurasi Network Adapter yang salah. Nah, melalui Control Panel, kamu bisa mendiagnosa konfigurasi adapter network lalu nantinya sistem akan mencari tahu kesalahan dari konfigurasinya, serta dapat pula langsung memperbaikinya.

Cara melakukannya adalah sebagai berikut:

  1. Pertama silakan buka Run dengan menekan tombol kombinasi Windows + R.
  2. Setelah itu, silakan ketikkan Control Panel lalu tekan Enter.
  3. Jika sudah, maka halaman Control Panel akan terbuka, silakan kamu masuk ke dalam menu Network and Internet.
  4. Kemudian pilihlah menu Network and Sharing Center.
  5. Pada halaman berikutnya, silakan silakan pilih Change Adapter Settings yang berada pada bagian kiri.
  6. Selanjutnya, kamu akan ditampilkan jendela baru yang memunculkan semua pengaturan koneksi. Pada bagian ini, silakan klik kanan pada Network Adapter yang bermasalah, lalu pilih Diagnose.
  7. Jika sudah maka sistem akan langsung mulai mencari permasalahan yang terjadi sehingga membuat perangkat mengalami error DNS server not responding. Silakan kamu tunggu proses diagnose tersebut sampai selesai, ya.
  8. Jika ada pop up peringatan yang muncul, maka silakan ikuti saja instruksinya. Lalu setelah selesai menjalankan perintahnya, maka secara otomatis sistem akan memperbaiki masalah sesuai yang sudah di-diagnose.
  9. Done. Seharusnya dengan cara ini, sistem akan bisa memperbaiki error pada DNS server di PC atau laptop kamu secara otomatis.

Troubleshoot Jaringan Windows

Cara perbaikan selanjutnya untuk mengatasi error DNS server not responding ialah dengan menjalankan diagnostik jaringan atau istilah umumnya troubleshooting. Diharapkan dengan cara ini, PC atau laptop akan dengan mudah mengidentifikasi dan memperbaiki penyebab error tersebut.

Cara melakukannya adalah sebagai berikut:

  1. Pertama, silakan buka pengaturan Windows dengan menekan tombol Windows + I.
  2. Setelah terbuka, silakan kamu masuk ke dalam menu Network & Internet.
  3. Setelah masuk, silakan kamu pilih tab Status lalu silakan klik opsi Network Troubleshooter.
  4. Setelah itu, proses pendeteksian masalah pada jaringan akan dimulai, jadi silakan kamu tunggu saja sampai hasilnya muncul.
  5. Biasanya setelah selesai, akan tampil instruksi perbaikan pada layar. Jadi silakan kamu ikuti saja instruksi tersebut.

Selain melakukan troubleshooting pada adapter dengan cara di atas, kamu juga bisa melakukan troubleshoot pada internet connection dengan cara di bawah ini agar hasilnya lebih maksimal:

  1. Pertama, silakan buka kolom search Windows, kemudian ketikkan Troubleshoot settings.
  2. Setelah halaman troubleshoot terbuka, silakan kamu klik Additional troubleshooters.
  3. Kemudian klik pada Internet Connection lalu klik opsi Run the troubleshooter di bawahnya.
  4. Tunggu prosesnya sampai selesai, dan silakan ikuti instruksi perbaikan yang tertera.

Atur Ulang DNS dan IP

Setelah mencoba cara-cara di atas namun hasilnya masih nihil juga, maka sekarang kami rekomendasikan kamu untuk mengatur ulang DNS dan IP di PC atau laptop Windows ke settingan otomatis. Biasanya koneksi internet itu sudah memakai DHCP sehingga tiap perangkat terhubung akan mendapatkan IP Address secara otomatis.

Namun hal tersebut berlaku jika pengaturan DNS dan IP berada dalam settingan Obtain DNS Server Address Automatically. Karena juga settingannya manual biasanya DNS tidak akan terkonfigurasi dengan benar, sehingga memicu munculnya masalah tertentu, seperti DNS server not responding.

Cara mengatur ulang DNS dan IP adalah sebagai berikut:

  1. Pertama, silakan masuk ke menu pencarian Windows kemudian ketik dan buka Control Panel.
  2. Setelah masuk ke menu utama Control Panel, silakan pilih Network and Internet.
  3. Kemudian, klik Network and Sharing Center lalu masuklah ke menu Change Adapter Settings.
  4. Selanjutnya, klik kanan pada Wireless Connection kemudian pilih Properties.
  5. Jika sudah, pada tab Networking silakan kamu klik dua kali di bagian Internet Protocol Version 4 (TCP/IPv4).
  6. Langkah selanjutnya, pilih Obtain IP Address Automatically.
  7. Kemudian klik pada opsi Obtain DNS Server Address Automatically.
  8. Jika sudah, tinggal klik OK.
  9. Done.

Matikan IP Versi 6 (IPv6)

Internet Protocol Version 6 (IPv6) merupakan generasi atau versi terbaru protokol internet yang mengidentifikasi perangkat di internet dan jaringan lokal. Disamping itu, IPv6 ini bisa juga menjadi salah satu penyebab munculnya masalah DNS server not responding.

Untuk mengatasi hal ini, silakan coba untuk mematikan IPv6 dengan cara berikut ini:

  1. Pertama, silakan buka Control Panel, lalu masuk ke menu Network and Internet.
  2. Jika sudah, silakan klik Network and Sharing Center kemudian masuklah ke menu Change Adapter Settings.
  3. Selanjutnya, klik kanan pada Wireless Connection kemudian pilih Properties.
  4. Kemudian pada tab Networking, silakan kamu cari Internet Protocol Version 6 (TCP/IPv6) lalu hapus ceklis pada kolom IPv6 tersebut.
  5. Jika sudah, tinggal klik OK.

Opsi lain jika kamu tidak ingin mematikan IPv6 dengan alasan jaringan internet atau WiFi yang kamu gunakan sudah menggunakan atau menyediakan akses terhadap Internet Protocol versi tersebut, maka kamu bisa mengaturnya ke settingan otomatis agar tidak terjadi DNS server not responding.

Berikut caranya:

  1. Buka tab Networking sama seperti sebelumnya.
  2. Kemudian, silakan klik 2 kali pada opsi Internet Protocol Version 6 (TCP/IPv6).
  3. Pada halaman berikutnya, silakan pilih Obtain an IPv6 address automatically.
  4. Jangan lupa klik opsi opsi Obtain DNS server addres automatically.
  5. Jika sudah, silakan klik OK.
  6. Done.

Perbaiki DNS Lewat CMD

Metode selanjutnya untuk mengatasi DNS server not responding adalah dengan memperbaiki konfigurasi DNS server dan internet protocol melalui Command Prompt. Untuk melakukannya kamu harus mengakses CMD lalu memasukkan perintah khusus.

Berikut lebih detailnya:

  1. Pertama, silakan tekan tombol kombinasi Windows + R untuk membuka jendela Run
  2. Setelah itu silakan kamu ketik CMD lalu tekan Enter.
  3. Setelah berhasil masuk ke halaman utama Command Prompt, silakan kamu input perintah ipconfig /flushdns lalu tekan Enter.
  4. Jika sudah, silakan kamu masukkan lagi perintah ipconfig/registerdns lalu Enter.
  5. Kedua perintah tersebut digunakan untuk mengkonfigurasi ulang DNS, dan me-register kembali DNS ke dalam sistem.
  6. Selanjutnya, silakan iput perintah lagi ipconfig/release dan tekan Enter.
  7. Terakhir, silakan masukkan perintah ipconfig/renew lalu Enter lagi.
  8. Selesai.

Reset Browser

Selain karena jaringan dan pengaturan konfigurasi DNS pada laptop atau PC kamu, bisa saja loh penyebab DNS server not responding itu dikarenakan browser yang bermasalah. Untuk mengatasi hal ini cobalah untuk mereset browser yang kamu gunakan.

Berikut adalah cara reset browser Google Chrome:

  1. Pertama, silakan buka browser Google Chrome terlebih dahulu.
  2. Setelah terbuka, silakan klik titik tiga yang ada di pojok kanan atas.
  3. Kemudian masuklah ke menu Setelan.
  4. Selanjutnya, silakan scrol ke bawah lalu klik opsi Lanjutan.
  5. Jika sudah, geser lagi ke bawah sampai pada kolom Reset dan Bersihkan. Pada bagian tersebut silakan kamu klik opsi Pulihkan setelan ke default aslinya.
  6. Setelah itu, kamu akan mendapati pop up peringatan, silakan pilih saja Setel ulang Setelan.
  7. Selesai, sekarang browser Google Chrome kamu telah kembali ke pengaturan default.

Update Driver Adapter Network

Adaptor jaringan yang sudah kadaluwarsa (outdated) juga bisa menjadi salah satu penyebab masalah DNS server not responding di PC atau laptop Windows kamu. Untuk melakukan update adapter network kamu bisa melakukannya secara otomatis dan manual.

Perlu kamu tahu juga, kalau meng-update secara manual mungkin akan cukup sulit, terutama bagi kalangan pemula dan yang tidak pernah mengutak-utik komputer sampai ke dalam-dalamnya. Oleh karen itu, kami sarankan untuk menggunakan cara otomatis, seperti melalui tool Driver Easy.

Driver Easy merupakan salah satu aplikasi pihak ketiga yang bisa membantu kamu mendownload dan menginstal driver yang tepat untuk sistem di PC atau laptop kamu. Namun, sebelum kamu melakukannya alangkah baiknya untuk membuat restore pont terlebih dahulu.

Dengan begitu, kamu akan bisa restore Windows ke tanggal versi sebelumnya, bila ketika proses penggantian driver terjadi hal-hal yang tak terduga. Lalu, untuk melakukan update driver adapter network secara otomatis dengan Driver Easy, silakan ikuti langkah-langkah di bawah ini:

  1. Pertama, silakan kamu download terlebih dahulu aplikasi Driver Easy.
  2. Jika sudah, silakan instal aplikasinya di PC atau laptop kamu seperti menginstal aplikasi pada umumnya.
  3. Setelah terpasang aplikasinya, silakan buka, lalu setelahnya silakan klik Scan Now.
  4. Tunggu proeses scanning selesai berjalan, setelah itu silakan kamu klik tombol Update di samping setiap driver yang outdated.
  5. Selanjutnya, kamu tinggal menunggu proses download dan instalasi selesai.
  6. Jika sudah, silakan restart laptop atau PC kamu.
  7. Done.

Restart PC ke Safe Mode

Metode terakhir yang bisa kamu pakai dalam mengatasi DNS server not responding adalah dengan me-restart PC ke dalam Safe Mode Windows. Hal ini dengan alasan OS yang tidak bekerja sebagaimana mestinya bisa saja menjadi penyebab masalah tersebut muncul.

Jadi solusi final untuk mengatasi DNS server not responding adalah dengan me-restart PC atau laptop dalam Safe Mode. Hal ini dilakukan untuk memastikan lebih jauh apa sebenarnya yang menyebabkan munculnya masalah atau error DNS tersebut.

Silakan kamu restart PC ke dalam Safe Mode dengan cara berikut ini:

  1. Pertama, silakan klik menu Start, kemudian pilih tombol Power, lalu tekan dan tahan tombol Shift, dan pilih Restart.
  2. Selanjutnya pada Choose an option, silakan klik Troubleshoot.
  3. Kemudian klik Advanced options.
  4. Setelah itu, pada Advanced options silakan klik opsi Startup Settings, lalu klik Restart.
  5. Tekan F5 pada keyboard untuk memilih Safe Mode with Networking.
  6. Setelah berhasil masuk ke Safe Mode, silakan kamu cek koneksi internet kamu lalu silakan gunakan untuk membuka website atau lainnya guna mengetes apakah muncul DNS server not responding atau tidak.
  7. Apabila tidak terdapat error tersebut, kemungkinan ada software pihak ketiga yang menyebabkan munculnya masalah DNS server not responding. Untuk mengatasinya, silakan cari software yang mencurigakan kemudian uninstal dari perangkat kamu.
  8. Selesai. Jika sudah silakan boot ulang laptop atau PC kamu untuk keluar dari Safe Mode.

Akhir Kata

Demikianlah tadi pembahasan kita mengenai cara mengatasi DNS server not responding di PC atau laptop. DI atas kami sudah menjelaskan beberapa metode yang bisa kamu coba untuk mengatasi permasalahan tersebut. Apabila belum berhasil, maka kamu harus memastikan jaringan internet tidak bermasalah ya.

Entah itu karena koneksi buruk/lemot ataupun ISP yang kamu gunakan bermasalah (trouble). Karena hal tersebut memang menjadi pemicu utama DNS server not responding. Mungkin cukup sekian dulu artikel yang dapat kami bagikan pada kesempatan ini, semoga bermanfaat dan membantu.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.