Cara Membuat OS Portable Windows Menggunakan Flashdisk

  • oleh

OS Windows menjadi salah satu sistem operasi yang cukup populer di dunia. Ada beberapa jenis OS Windows, diantaranya adalah Windows XP, Windows 7, Windows 8, Windows 10 dan saat ini ada versi terbarunya lagi yakni Windows 11.

Walaupun Windows menjadi OS yang populer, namun terkadang OS Windows bisa memunculkan berbagai masalah yang signifikan dan masalah tersebut bisa terjadi kapan pun. Oleh karena itulah, banyak orang yang menggunakan OS portable sebagai antisipasi bila terjadi hal tersebut.

Terkait OS portable, ternyata masih banyak orang yang belum tahu cara membuatnya, padahal OS portable ini akan sangat bermanfaat lho. Misalnya ketika Windows kita tidak bisa boot, maka bila ada OS portable kita akan bisa melakukan berbagai langkah perbaikan.

Kegunaan OS Portable Windows

Seperti yang sudah saya singgung di atas, bahwa kegunaan OS portable adalah untuk antisipasi masalah Windows dan sebagai salah satu langkah atau media untuk melakukan perbaikan. Namun, disamping itu sebenarnya masih banyak fungsi lainnya, diantaranya adalah sebagai berikut:

  • Sebagai tolok ukur kinerja sistem
  • Partisi agen
  • Alat pencitraan
  • Sebagai kloning disk
  • Sebagai media untuk memasang dual boot
  • Sebagai media backup
  • Alat recovery
  • Alat BIOS & MBR
  • Sebagai media penyimpanan sistem
  • Media instalasi OS
  • Dan sebagainya.

Berdasarkan hal di atas sebenarnya secara fungsi, OS portable dan juga Hiren Boot hampir sama.

Cara Membuat OS Portable Windows Menggunakan Flashdisk

Bagaimanakah cara membuat OS portable Windows di flashdisk? Pada dasarnya ada banyak metode yang bisa kamu terapkan untuk membuat OS portable, tapi kamu harus menggunakan aplikasi pihak ketiga. Karena pada pada Windows sendiri tidak menyediakan fitur untuk membuat OS portable.

Nah, pada artikel ini kami memberikan tutorial membuat OS portable memakai aplikasi USB Installer dan menggunakan WinToUSB. Aplikasi tersebut merupakan bootloader universal yang dapat digunakan pada multi boot DOS, Linux, Windows, dan sistem operasi lainnya.

Lalu bagaimana cara menggunakannya? yuk simak ulasan di bawah ini!

Menggunakan USB Installer

Aplikasi USB Installer memang sudah cukup terkenal sebagai alat yang dipakai untuk membuat OS portable. Aplikasi yang satu ini cukup mudah dijalankan, jadi kami sangat merekomendasikan aplikasi ini sebagai salah satu atau untuk membuat OS portable.

Silakan simak angkah-langkah melakukannya di bawah ini!

#1. Siapkan Media untuk Membuat OS Portable

Langkah pertama, kamu harus menyiapkan bahan yang diperlukan untuk membuat OS portable. Berikut bahan-bahannya:

  • Flashdisk dengan kapasitas minimal 8 GB
  • Sistem operasi Windows/Linux dengan ekstensi .iso (kamu bisa mendapatkannya di internet)
  • Software Universal USB Installer

#2. Jalankan USB Installer

Kalau semua bahan di atas sudah kamu siapkan, selanjutnya silakan kamu buka dan jalankan aplikasi USB Installer di laptop atau komputer yang kamu pakai. Jika sudah maka kamu akan menemukan kotak dialog License Agreement yang harus disetujui dengan cata klik opsi I Agree.

#3. Pilih OS Installer

Kemudian silakan pilih OS Installer yang akan kamu jadikan sebagai sistem portable pada flashdisk tersebut. Saya contohkan di ulasan ini, yang akan dipakai adalah OS Windows 10 Installer sebagai OS portable, maka kamu tinggal memilih saja opsi tersebut pada step 1.

#4. Cari File .iso

Langkah selanjutnya adalah pada step 2, kamu harus mencari dan memilih sistem operasi yang akan digunakan pada penyimpanan perangkat. Caranya dengan klik opsi Browse kemudian carilah sistem operasi pada storage laptop atau komputer kamu.

Apabila file tersebut sudah ditemukan, silakan kamu klik dan pilih opsi Open untuk membukanya pada aplikasi USB Installer.

#5. Pilih Drive & Instal

Sesudah kamu memilih file .iso, sekarang langsung saja ke step 3, silakan centang pada bagian Show all Drivers untuk memunculkan semua drive yang terdapat pada komputer. Lanjutkan dengan memilih drive yang akan dipakai untuk menempatkan OS portable.

Contohnya pada gambar di atas, drive flashdisk saya ada di partisi “F:\” jadi saya harus ceklis pada opsi Will Fat32 Format (F:\) lalu klik opsi Create untuk instal sistem ke flashdisk kamu. Jika muncul notif peringatan, silakan kamu klik Yes.

Proses memasang OS portable ke flashdisk akan menghilangkan semua data yang ada di flashdisk, jadi silakan kamu backup data-data didalamnya apabila diperlukan.

Memakai Aplikasi WinToUSB

Selain menggunakan aplikasi USB Installer, kamu bisa juga memakai aplikasi WinToUSB untuk membuat OS portable. Secara fungsi aplikasi ini hampir sama dengan yang sebelumnya, yakni sebagai bootloader ketika akan membuat OS Portable menggunakan flashdisk.

Beda dengan aplikasi sebelumnya yang mana bisa kamu menggunakan OS selain Windows sebagai sistem portable nya. Pada aplikasi WinToUSB ini hanya mendukung OS Widows sebagai sistem portable, dimana hal ini juga sesuai namanya, “Win” yang berarti Windows.

Nah, untuk cara menggunakannya bisa kamu simak pada ulasan berikut!

#1. Siapkan Media Flashdisk

Langkah pertama, silakan kamu siapkan terlebih dahulu flashdisk dengan kapasitas minimal 8 GB dan masih dalam kondisi siap pakai (tidak rusak). Nah, akan lebih baik lagi jika flashdisk tersebut sudah mengusung USB 3.0 atau lebih agar proses load dan performanya ngebut.

Selain flashdisk, siapkan juga file .iso Windows yang akan kamu gunakan sebagai OS portable.

#2. Instal WinToUSB

Tahap kedua, adalah melakukan instalasi WinToUSB di laptop atau komputer yang kamu gunakan, dengan cara berikut:

  1. Download terlebih dahulu aplikasi WinToUSB.
  2. Setelah itu, silakan kamu instal aplikasinya seperti biasa.
  3. Jika sudah, silakan kamu jalankan aplikasi WinToUSB.
  4. Selanjutnya kamu akan menemukan halaman seperti gambar di bawah. Pertama silakan klik pada bagian Image File kemudian pilihlah ISO Windows yang akan kamu pakai.
  5. Pada bagian di bawah Image File, silakan kamu pilih versi Windows yang akan diinstal lalu pilih Next jika sudah.

#3. Instal Windows Portable

Tahap ketiga adalah melakukan instalasi Windows portable ke dalam flashdisk yang sudah kamu siapkan sebelumnya. Langkah lebih lanjutnya adalah sebagai berikut:

  1. Setelah tahap kedua selesai, kamu akan menemukan halaman seperti gambar di bawah ini. Pada bagian Please select the destination disk silakan kamu buka dan setelahnya pilihlah partisi flashdisk yang kamu gunakan.
  2. Jika sudah, silakan tentukan juga partisi untuk boot dan sistem.
  3. Apabila kamu bingung, silakan samakan saja partisi boot dan sistem dengan cara memilih opsi Legacy.
  4. Sesudah itu, silakan kamu klik saja Next untuk memulai instalasi.
  5. Tunggulah sampai prosesnya selesai, dan flashdisk kamu akan menjadi OS portable.

Cara Menggunakan OS Portable Flashdisk

Untuk menggunakan OS yang ada di flashdisk tersebut, kamu cukup menghubungkan flashdisk ke laptop atau komputer, lalu akses OS portable melalui menu BIOS. Nah, untuk lebih detailnya, silakan kamu simak dan ikuti langkah-langkahnya di bawah ini:

  1. Pertama, pasang flashdisk yang akan digunakan sebagai OS portable.
  2. Selanjutnya, silakan nyalakan laptop atau komputer kamu.
  3. Setelah masuk pada layar boot (tampilan biru) silakan kamu akses menu BIOS dengan cara tekan berkali-kali F1/F2/DEL/F12 (cek di layar).
  4. Tapi terkadang berbeda merk laptop beda juga cara masuk ke menu BIOS. Namun cara diatas adakah yang paling umum.
  5. Jika opsi di atas tidak bisa, silakan kamu searching dahulu cara masuk BIOS sesuai merk dan tipe laptop kamu.
  6. Nah, setelah kamu berhasil masuk ke BIOS, silakan masuk ke menu Boot.
  7. Kemudian, pilihlah Disk boot priority / Harddisk boot priority untuk mengatur urutan disk ke flashdisk yang berisi OS portable.
  8. Sesudah itu lakukan restart sistem, dan laptop atau komputer kamu akan boot flashdisk tersebut untuk masuk ke sistem yang sebelumnya sudah dibuat.
  9. Selesai.

Akhir Kata

Nah, itulah tadi cara membuat OS portable Windows menggunakan flashdisk beserta cara menjalankan/memakai OS portable ke laptop atau komputer. Artikel ini bisa kamu jadikan panduan untuk membuat dan menjalankan OS portable.

Mungkin cukup sekian dulu artikel pada kesempatan ini, semoga bermanfaat dan membantu. Terima kasih.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *