Lompat ke konten

Cara Mematikan Windows Defender untuk Sementara / Permanen

  • oleh
  • Mei 23, 2022Mei 23, 2022

Kamu pasti sudah tahu kan Windows Defender? Yap, Windows Defender merupakan salah satu tool bawaan Microsoft yang berfungsi sebagai antivirus atau pelindung dari hal-hal asing yang dapat membahayakan perangkat komputer Windows.

Karena merupakan tool bawaan, maka Windows Defender ini pasti ada di semua perangkat Windows, entah itu laptop atau PC tanpa perlu menginstalnya terlebih dahulu. Selain itu, Windows Defender juga biasanya sudah aktif secara default.

Oleh karena itulah banyak pengguna Windows yang ingin mengetahui cara mematikan tool tersebut untuk sementara ataupun secara permanen dengan alasan tertentu. Nah, untuk mengetahui caranya, silakan simak artikel ini sampai selesai, ya.

Cara Mematikan Windows Defender untuk Sementara

Nah, untuk pembahasan yang pertama adalah mengenai cara mematikan Windows Defender untuk sementara waktu. Jadi, silakan kamu gunakan metode-metode di bawah ini jika ingin mematikan Windows Defender sementara, dan kamu bisa skip ini dan lanjut ke pembahasan kedua jika ingin menonaktifkannya secara permanen.

Nonaktifkan Melalui Settings

Untuk metode yang pertama, kamu bisa menonaktifkan Windows Defender untuk sementara waktu dengan mudah di perangkat laptop atau PC hanya melalui settings Windows. Mungkin untuk sebagian orang sudah populer dengan cara ini, tapi untuk sebagian lain masih belum tahu caranya.

Yuk, langsung saja simak langkah-langkahnya di bawah ini:

  1. Pertama, silakan buka Settings Windows di laptop atau PC kamu.
  2. Kamu bisa menggunakan tombol kombinasi Windows + I untuk membuka Settings.
  3. Jika Settings sudah terbuka, silakan kamu masuk ke dalam menu Update & Security.
  4. Selanjutnya, masuklah ke tab Windows Security kemudian klik opsi Open Windows Security di bagian atas halaman.
  5. Jika sudah, maka kamu akan dibawa ke halaman Windows Defender. Nah, pada bagian ini silakan kamu masuk ke tab Virus & threat protection.
  6. Kemudian pilih opsi Manage Settings yang berada di bawah Virus & threat protection settings.
  7. Pada halaman berikutnya, silakan kamu nonaktifkan Windows Defender dengan meng-klik tombol On-Off pada opsi Real Time Protection.
  8. Nonaktifkan juga opsi Cloud Delivered Protection, Automatic Sample Submisson, Tamper Protection yang berada di bawah Real Time Protection.
  9. Selesai, sekarang kamu sudah berhasil mematikan Windows Defender. Untuk mengaktifkannya kembali, kamu tinggal On-kan semua opsi di Mange Settings seperti di atas.

Melalui Command Prompt

Cara mematikan Windows Defender yang selanjutnya bisa kamu lakukan melalui kode perintah khusus di Command Prompt (CMD). Metode ini saya rasa lebih simpel dan lebih mudah, karena kamu hanya memerlukan beberapa langkah saja.

Berikut langkah-langkahnya:

  1. Pertama, silakan buka kolom pencarian Windows, kemudian ketikkan Command Prompt.
  2. Setelah hasil pencariannya muncul, silakan kamu buka dengan klik opsi Open.
  3. Pada Windows 10 kamu bisa menekan tombol kombinasi Windows + R kemudian ketik CMD dan tekan Enter untuk membuka Command Prompt.
  4. Jika halaman Command Prompt sudah terbuka, silakan kamu input kode perintah sc stop WinDefend untuk menonaktifkan Windows Defender.
  5. Pastikan kamu memasukkan kode perintah dengan benar agar tidak gagal. Jika sudah tinggal tekan Enter.
  6. Tunggu prosesnya sesaat sampai Windows Defender berhasil dinonaktifkan.

Nah, apabila kamu ingin mengaktifkan Windows Defender kembali, kamu bisa menggunakan Command Prompt lagi, kemudian gunakan kode perintah sc start WinDefend dan tekan Enter jika sudah. Dan terkadang juga, ketika kamu memulai ulang perangkat (restart) Windows Defender ini akan kembali jalan seperti sedia kala.

Menggunakan Windows Powershell

Metode ketiga yang bisa kamu pakai untuk mematikan Windows Defender adalah melalui program WIndows Powershell. Buat yang belum tahu, Powershell merupakan salah satu tool Windows yang fungsinya hampir mirip dengan CMD, yaitu untuk melakukan berbagai hal dengan menggunakan kode khusus atau scripting.

Langsung saja, silakan ikuti langkah-langkah di bawah ini untuk mematikan Windows Defender:

  1. Pertama, silakan kamu buka jendela Run dengan menekan tombol kombinasi Windows + R.
  2. Kemudian ketik Powershell pada opsi Open dan setelah itu tekan Enter.
  3. Jika sudah, maka Windows Powershell akan terbuka dengan ciri khas halaman berwarna biru.
  4. Selanjutnya, silakan kamu ketik script Set-MpPreference -DisableRealtimeMonitoring $true kemudian tekan Enter untuk mematikan Windows Defender.
  5. Tunggu prosesnya sampai selesai.
  6. Nah, untuk mengaktifkannya kembali, silakan gunakan script Set-MpPreference -DisableRealtimeMonitoring $false kemudian Enter.

Cara Mematikan Windows Defender Secara Permanen

Selanjutnya untuk kamu yang sudah tidak memerlukan lagi Windows Defender di laptop atau PC kamu, maka kamu bisa menonaktifkan atau mematikannya secara permanen. Untuk cara melakukannya, bisa dengan menggunakan metode yang kami tuliskan di bawah ini.

Matikan Melalui Regedit

Untuk kamu yang ingin mematikan Windows Defender secara permanen, bisa dengan mengubah dan membuat beberapa kunci registri di program Registry Editor pada Windows. Hal ini bertujuan untuk disable permanen Windows Defender dengan menhentikan paksa fungsinya.

Ikuti langkah-langkah di bawah ini untuk mematikannya:

  1. Pertama, silakan tekan tombol kombinasi Windows + R untuk membuka Run.
  2. Setelah itu, silakan ketik Regedit kemudian tekan Enter.
  3. Jika sudah, maka halaman Registry Editor akan terbuka.
  4. Pada bagian ini, silakan kamu buka folder HKEY_LOCAL_MACHINE > System > CurrentControlSet > Services > WinDefend
  5. Selanjutnya, pilih folder WinDefend tersebut kemudian klik kanandan pilih opsi New kemudian klik DWORD (32-bit) value.
  6. Setelah itu, silakan rename DWORD tersebut menjadi DisableAntiSpyware. Jika sudah tinggal tekan Enter.
  7. Klik dua kali pada DWORD (DisableAntiSpyware) yang baru saja dibuat, kemudian ubah value data dari 0 menjadi 1.
  8. Jika sudah, klik OK kemudian restart laptop atau PC kamu untuk menerapkan perubahan
  9. Done.

Apabila kamu tidak bisa mengubah registry di folder di atas, coba kamu masuk ke HKEY_LOCAL_MACHINE > SOFTWARE > Policies > Microsoft > Windows Defender kemudian lakukan langkah 5-8 di atas.

Nonaktifkan di Powershell

Nah, jika tadi kita sudah menggunakan Windows Powershell untuk mematikan atau menonaktifkan sementara Windows Defender, maka sekarang kita bisa juga menggunakan Powershell lagi untuk menonaktifkan Windows Defender secara permanen.

Berikut caranya:

  1. Pertama, silakan kamu buka jendela Run dengan menekan tombol kombinasi Windows + R.
  2. Kemudian ketik Powershell pada opsi Open dan setelah itu tekan Enter.
  3. Jika sudah, maka Windows Powershell akan terbuka dengan ciri khas halaman berwarna biru.
  4. Selanjutnya, silakan kamu ketik script Uninstall-WindowsFeature -Name Windows-Defender.
  5. Setelah memasukkan script dengan benar, silakan kemu tekan Enter untuk mematikan Windows Defender permanen.
  6. Tunggu prosesnya sampai selesai. Dan jika sudah, silakan restart perangkat kamu.

Matikan Via Group Policy

Metode terakhir via Group Policy ini ditujukan untuk mematikan Windows Defender pada perangkat laptop atau PC dengan OS Windows XP, 7, atau 8. Group Policy biasanya dapat dibuka pada OS Windows 8 ke bawah, karena kebanyakan OS Windows 10 & 11 sudah tidak menyematkan fitur ini.

Untuk kamu yang ingin melakukannya, silakan ikuti langkah-langkah di bawah ini:

  1. Tekan Windows + R untuk membuka Run.
  2. Setelah itu, silakan ketik gpedit.msc lalu klik OK.
  3. Tekan logo Windows dan ketik gpedit.msc.
  4. Jika Group Policy sudah terbuka, silakan kamu pilih menu Computer Configuration, 
  5. Kemudian pilih Administrative Templates, dan pilih Windows Components.
  6. Pada bagian tersebut, silakan kamu pilih Windows Defender Antivirus.
  7. Klik Turn off atau Disable pada Windows Defender Antivirus kemudian klik Apply dan OK.
  8. Terakhir, restart laptop atau PC kamu.

Akhir Kata

Nah, itulah tadi pembahasan kita mengenai cara untuk mematikan Windows Defender di laptop atau PC untuk sementara waktu maupun permane. Silakan kamu pilih saja mana cara atau metode yang cocok sesuai kebutuhan kamu.

Menonaktifkan Windows Defender secara permanen kebanyakan alasannya karena menggunakan antivirus lain, seperti Avast, Avira, SMADAV, dan sebagainya. Oh iya, jika kamu mematikannya untuk sementara, maka jangan lupa untuk menyalakan kembali Windows Defender ketika dibutuhkan.

Mungkin cukup sekian dulu artikel yang dapat kami bagikan pada kesempatan ini, semoga bermanfaat dan membantu. Terima kasih.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.