Cara Kalibrasi Baterai Laptop Agar Berfungsi Normal Lagi

  • oleh

Kalibrasi baterai adalah upaya untuk mengkondisikan ulang status presentasi dan pengisian baterai. Fungsinya agar data yang ditampilkan kembali akurat seperti saat laptop masih baru, dan membuat sistem operasi dapat membaca kapasitas baterai seperti seharusnya.

Kalibrasi baterai biasanya perlu dilakukan beberapa bulan sekali. Misalnya setelah melakukan upgrade sistem operasi Windows atau iOS, atau jika kamu merasakan ada yang aneh dengan performa baterai.

Namun, kebanyakan pengguna laptop tidak melakukan kalibrasi secara berkala. Padahal menurut saya melakukan kalibrasi pada baterai ini cukup penting dilakukan, untuk mengatasi berbagai kerusakan tertentu yang mungkin ada di laptop kamu.

Cara Kalibrasi Baterai Laptop Windows

Untuk melakukan kalibrasi baterai laptop ada 3 cara yang biasa dilakukan. Yakni melalui bios, software kalibrasi, dan cara manual. Kamu bisa memakai cara manapun yang kamu suka. Karena cara tersebut bisa diterapkan di semua versi Windows.

Nah, untuk melakukannya, kamu perlu membaca artikel ini sampai selesai.

Kalibrasi Baterai Melalui BIOS

BIOS, singkatan dari Basic Input Output System, dalam sistem komputer IBM PC atau kompatibelnya merujuk kepada kumpulan rutin perangkat lunak yang mampu melakukan fungsi-fungsi dasar dari perangkat hardware dan software.

Hal-hal yang bisa dilakukan oleh BIOS antara lain, bisa melakukan inisialisasi serta pengujian terhadap perangkat keras, memuat dan menjalankan sistem operasi, Mengatur beberapa konfigurasi dasar dalam komputer, dan tentu bisa untuk melakukan kalibrasi baterai.

Berikut cara kalibrasi baterai laptop melalui BIOS:

  1. Pertama, kamu harus mematikan laptop lalu menghidupkannya kembali. Selama proses booting berlangsung, kamu harus menekan tombol F2 terus menerus jangan sampai dilepaskan (kemungkinan metode menuju BIOS pada masing-masing laptop berbeda, silahkan browsing terlebih dahulu).
  2. Jika sudah masuk ke menu BIOS, tekan opsi Power menggunakan tombol kursor pada keyboard.
  3. Kemudian pilih menu Start Battery Calibration dan tekan Enter.
  4. Ikuti perintah pada layar untuk mengisi ulang baterai laptop hingga penuh 100%. Jika sudah terisi penuh, lepaskan pengisi dayanya.
  5. Selanjutnya biarkan daya baterai laptop habis dengan sendirinya hingga laptop mati secara otomatis.
  6. Kemudian isi ulang kembali baterai laptop kamu dan jangan mem-boot sistem saat pengisian ulang sedang berlangsung.
  7. Setelah baterai terisi penuh 100%, proses kalibrasi sudah selesai. Selanjutnya Anda dapat melepas pengisi daya dan me-reboot sistem laptop.

Kalibrasi Baterai Secara Manual

  1. Pertama cek pada bagian ikon baterai di pojok kanan bawah taskbar. Klik kanan ikon tersebut, kemudian pilih Power Option.
  2. Klik Create Power Plant pada menu bagian kiri.
  3. Selanjutnya silakan beri nama pengaturan Power Plant sesuai keinginan. Misalnya disini saya memberi nama “Kalibrasi Baterai”. Setelah itu klik Next.
  4.  Di halaman selanjutnya, buat pengaturan Sleep dan Display menjadi Never semuanya. Fungsinya disini agar laptop akan selalu menyala. Jika sudah, klik Create.
  5. Silahkan charger laptop sampai 100% menggunakan Power Plant yang sudah kamu buat tadi.
  6. Jika sudah penuh sampai 100%, lepas charger lalu biarkan laptop menyala sampai baterainya benar-benar habis, dan sampai laptop mati.
  7. Terakhir, sambungkan chargernya kembali kemudian isi baterainya hingga full 100%.

Menggunakan Software Pihak Ketiga

Kalibrasi baterai laptop menggunakan software pihak ketiga yang kami rekomendasikan adalah menggunakan aplikasi BatteryCare. Karena software ini populer digunakan untuk melakukan kalibrasi baterai.

Ukuran software ini relatif kecil dan dapat memberikan informasi tentang merk, kapasitas baterai, wear level sampai kapan kalibrasi terakhir. Jika wear level kurang dari 20% maka sebaiknya baterai perlu dikalibrasi.

Berikut langkah-langkah melakukan kelibrasi baterai menggunakan Batterycara:

  1. Download BatteryCare terlebih dulu disini.
  2. Setelah selesai download, silahkan siapkan software BateryCare di laptop kamu.
  3. Jika sudah, silahkan Isi baterai sampai penuh hingga menunjukkan angka 100%.
  4. Biarkan laptop tetap di-charge selama 2 jam untuk mendinginkan dan mengoptimasi sel ion baterai.
  5. Setelah 2 jam, silahkan cabut charger dari laptop.
  6. Klik kanan pada ikon baterai di taskbar lalu pilih Power Options.
  7. Setelah jendela terbuka, lihat bagian Balanced (recommended) lalu klik Change plan settings.
  8. Kemudian pilih Change advanced power settings.
  9. Setelah itu akan muncul tab baru. Scroll ke bawah hingga menemukan Battery, klik tanda + nya untuk melihat lebih banyak menu.
  10. Klik tanda + pada opsi Critical battery action lalu pilih Hibernate.
  11. Tekan + pada menu Low battery level dan atur jadi 5%. Laptopmu akan bisa digunakan hingga baterai menunjukkan angka 6%.
  12. Biarkan proses berjalan, jangan nyalakan dan jangan gunakan laptop untuk 6 jam ke depan selama masa hibernasi.
  13. Ketika akhirnya laptopmu mati, silahkan charge hingga baterai penuh.
  14. Kalibrasi sudah selesai dilakukan, dan kamu bisa menggunakan kembali laptopmu.

Gunakan waktu luang untuk melakukan kalibrasi baterai laptopmu, karena proses ini memakan waktu lumayan lama. Melakukan kalibrasi seperti halnya kamu menguras kolam dan mengisinya kembali dengan air, jadi harap bersabar ya.

Mungkin itu saja artikel yang dapat kami bagikan mengenai cara kalibrasi baterai laptop. Semoga dengan mengikuti cara-cara diatas kamu tidak lagi kebingungan untuk melakukan kalibrasi baterai laptopmu. Sekian dan terima kasih.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *