Cara Blokir Software / Aplikasi dengan Firewall Windows 10

  • oleh

Firewall kebanyakan orang mengenalnya sebagai opsi pengaturan di laptop atau komputer. Firewall mudah dikenal orang dengan logo bola dunia dan tembok bata warna merahnya. Namun disamping itu, belum banyak yang mengenal berbagai hal mengenai fungsi dan kegunaan Firewall.

Berdasarkan definisi Firewall dapat disimpulkan bahwa firewall berfungsi sebagai sistem keamaan pada jaringan laptop atau komputer guna melindungi perangkat dari malware, virus, spam, dan beberapa jenis serangan lain. Atau dalam kata lain, Firewall adalah software untuk mencegah berbagai akses yang dianggap ilegal.

Biasanya Firewall akan aktif dalam kondisi tertentu, misalnya saja ketika kamu membuka game atau aplikasi yang baru saja diinstal. Ketika Firewall aktif maka Firewall akan melakukan monitoring lalu mengontrol akses masuk dan keluar koneski pada jaringan didasarkan aturan keamanaan Firewall yang sudah ditetapkan.

Cara Blokir Software atau Aplikasi Menggunakan Firewall

Saya rasa disini masih banyak yang belum menetahui bagaimana cara blokir software atau aplikasi menggunakan Firewall. Padahal jika kamu melakukan hal ini, kamu akan mendapatkan banyak manfaat, lho. Diantaranya adalah untuk mengingkatkan keamana, menhindari serangan virus & malware, dan bisa hemat kouta.

Untuk memblokir Firewall, kamu harus mengakses Firewall secara manual melalui menunya. Mau tahu cara melakukannya? Yuk, simak ulasan di bawah ini!

Cara Blokir Software dengan Firewall (Manual)

Yah, walaupun harus melakukannya secara manual melalui menu-menu yang ada di Firewall. Tapi tenang aja, langkah-langkah melakukannya tidak akan sesulit yang kamu bayangkan. Karena disini kami telah menuliskan panduan untuk melakukannya.

Berikut caranya:

  1. Pertama, silakan kamu masuk ke kolom pencarian Windows.
  2. Silakan ketik Windows Defender Firewall atau Firewall, lalu setelah hasilnya muncul silakan buka dengan klik Open di bawah hasil pencariannya.
  3. Jika sudah, maka kamu akan dibawa ke halaman utama Windows Firewall.
  4. Silakan periksa pada kolom sebelah kiri, kemudian klik kanan pada Inbound Rule, dan pilihlah New Rule.
  5. Kemudian, untuk opsi Rule Type silakan kamu ubah ke opsi Programs. karena disini kita ingin memblokir software atau aplikasi. Nah, jika sudah silakan klik tombol Next.
  6. Selanjutnya akan muncul jendela baru, silakan ganti opsi ke This Program Path kemudian cari aplikasi atau software yang ingin kamu blokir dengan klik Browse lalu pilih aplikasi atau software yang diinginkan.
  7. Jika sudah, tinggal klik Next untuk ke proses selanjutnya.
  8. Nah, pada halaman berikutnya silakan kamu pilih Block the Connection dan klik Next.
  9. Selanjutnya centang pada kolom DomainPrivate, dan Public, lalu klik Next lagi.
  10. Silakan beri nama rule programnya sesuai keinginan (bebas). Nah, kalau sudah klik Finish.

Selesai, disini kamu sudah berhasil blokir software atau aplikasi dengan Firewall. Perlu diingat kalau kamu baru blokir inbound saja. Jadi, koneksi yang diblokir hanya koneksi yang diterima, sedangkan koneksi yang dikirim belum diblokir.

Nah, untuk blokir outbound silakan kamu ulangi langkah-langkah di atas. Kemudian pada langkah nomor 4, silakan kamu pilih pada Outbound Rules lalu klik kanan dan pilih New Rule. Untuk langkah selanjutnya, kurang lebih sama dengan yang sudah dituliskan di atas.

Jika sudah selesai melakukan keduanya, maka aplikasi atau software yang dipilih sudah terblokir sepenuhnya di Firewall.

Cara Tes Software / Aplikasi yang Sudah Diblokir

Hal selanjutnya adalah memastikan bahwa aplikasi atau program yang sebelumnya kamu blokir di Firewall sudah benar-benar tidak bisa mengakses koneksi yang masuk ataupun yang terkirim dari sistem ke internet. Nah, cara mudah untuk memastikannya adalah dengan mengetes software melalui Task Manager.

Berikut langkah-langkah melakukannya:

  1. Pertama, silakan klik tombol kombinasi Ctrl + Alt + Del.
  2. Setelah itu kamu akan masuk ke Microsoft Disk Operating System.
  3. Pada jendela ini, silakan kamu pilih Task Manager.
  4. Kemudian, klik tab Users dan bukalah kolom users kamu.
  5. Selanjutnya, silakan buka software atau aplikasi yang sebelumnya kamu setting pada Firewall.
  6. Jika sudah, silakan kembali ke halaman Task Manager, dan silakan periksa pada bagian Network.
  7. Disini pastikan kalau sudah 0Mbps dan tidak naik. Kecepatan internet itu jika tidak berubah berarti koneksi yang masuk ataupun yang terkirim sudah diblokir.
  8. Selamat, kamu telah berhasil blokir software atau aplikasi dengan Firewall.

Cara Mengembalikannya (Seperti Semula)

Bisakah kita mengembalikan software yang diblokir Firewall ke keadaan semula? Jawabnnya adalah bisa. Ya, walaupun kamu terlanjur memblokir software di Firewall namun terkadang kamu membutuhkannya dan kamu harus membuka blokir software tersebut.

Cara mengembalikannya pun, lebih mudah dibanding memblokirnya. Karena kamu hanya perlu menghapus rule yang sebelumnya dibuat.

Cara melakukannya adalah sebagai berikut:

  1. Pertama, silakan kamu masuk ke kolom pencarian Windows.
  2. Silakan ketik Windows Firewall atau Firewall, lalu setelah hasilnya muncul silakan buka dengan klik Open di bawah hasil pencariannya.
  3. Jika sudah, maka kamu akan dibawa ke halaman utama Windows Firewall.
  4. Silakan klik pada bagian Inbound Rule.
  5. Selanjutnya pada kolom Inbound Rules, carilah aplikasi yang ingin di kembalikan seperti semula.
  6. Klik kanan pada aplikasinya, lalu klik Delete.
  7. Langkah selanjutnya adalah melakukan hal yang sama pada Outbound Rule. Maka dengan demikian, pengaturan Firewall akan hilang.
  8. Selesai.

Akhir Kata

Mungkin sekian dulu artikel pada kesempatan kali ini seputar cara blokir software atau aplikasi dengan Firewall di Windows 10. Langkah-langkah yang sudah kami jelaskan di atas sudah lengkap kok. Jadi kami rasa kamu tidak akan kesulitan mempraktikkannya.

Semoga artikel ini bermanfaat dan terima kasih.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *